Minggu, 29 April 2012

AYAH


   “Ayah” kata tersebut tidak terlalu asing buat gue, Ayah adalah orang tua yang tidak kenal lelah, banting tulang untuk menghidupi istri dan anak-anaknya. Semasa hidupnya gue tau banget dompetnya jelek banget, tapi apa? Ayah gak mikirin penampilan, ayah selalu mikirin anak-anaknya, walaupun Ayah tahu bahwa dompetnya udah jelek, lebih tepatnya udah gak pantes buat dipake.  Apa yang gue minta selalu dipenuhi sama Ayah, Sekarang beliau kemana? Yang sering gue panggil dengan sebutan “Ayah” ?? kemana?? Udah ga ada lagi sebutan itu dalam hidup gue, hidup gue terlalu rapuh disaat beliau sudah tidak bernyawa lagi. Terkadang gue belum bisa menerima kenyataan seperti ini. Bahagia banget gue disaat beliau masih hidup, hidup dengan keluarga yang UTUH, penuh kasih sayang dari kedua orang tua, saling berbagi cerita dengan Ayah. SEKARANG? Gue cuma bisa melihat teman-teman gue yang mempunyai keluarga yang utuh, apalagi foto bareng Ayah mereka masing-masing, rasanya sakit melihat seperti itu, mereka masih mempunyai keluarga yang utuh. Aku iri Tuhan melihat keadaan seperti ini dan terkadang aku benci melihat seperti itu. Andai ada kehidupan kedua, aku tidak mau kehilangan sosok Ayah lagi,  aku mencintaimu Ayah. Semoga Ayah tenang ya disana.  Mistin Sayang sama Ayah. (17 Agustus 1965 – 04 Maret 2010) 

Sabtu, 28 April 2012

SULITKAH UNTUK TEPAT WAKTU?



Memang tidaklah pernah mudah jika sudah berurusan dengan yang namanya waktu. Siapapun itu, tidak pandang pangkat, harta, jenis kelamin, dan apapun itu.  Semua pernah mencicipi lelahnya berhadapan dengan waktu. Pasti. Sekarang yang menjadi pertanyaannya, ada apa dengan waktu? Mengapa waktu itu dimata kita terlalu sulit untuk ditaklukan? Kita sering menyesal karena waktu. Kita pula yang sering kecewa dengannya. Itu semua disebabkan karena kita ini terlalu mengganggap sebelah mata terhadap waktu. Terlalu beranggapan remeh. Kita tidak ada yang mau menyesal dan kecewa dalam hidupnya, itu pasti. Dan kita juga tahu kalau penyesalan itu selalu datang terlalu terlambat. Tapi mengapa banyak yang sering menyesal? Berulang-ulang kali kita menyesal. Berulang-ulang kali juga kita selalu mengumbarkan penyesalan itu. Berulang-ulang kita lakukan itu. Itu kembali pada kita yang terlalu acuh dan terlalu mengabaikan apa yang seharusnya tidak layak diabaikan dan diacuhkan.

Sabtu, 14 April 2012

TUGAS 6

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INVESTASI DALAM PEREKONOMIAN SUATU NEGARA

Investasi adalah keputusan menunda konsumsi sumber daya atau bagian penghasilan demi meningkatkan kemampuan, menambah/menciptakan nilai hidup (penghasilan dan kekayaan). Investasi bukan hanya dalam bentuk fisik, melainkan juga non fisik, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Aktivitas investasi merupakan faktor yang sangat penting dalam menggerakkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun ada berbagai pertimbangan yang dirasa perlu oleh para investor yang membuat harapan masuknya investasi, terutama investasi asing terkadang masih sulituntukdiwujudkandiIndonesia.
Faktor yang dapat mempengaruhi investasi yang dijadikan bahan pertimbangan investor dalam menanamkan modalnya, antara lain:

1.      Faktor Kestabilan Perekonomian Negara, yang dirasa penting bagi investor dalam menjamin kepastian mereka berinvestasi.

Mengenai masalah kestabilan perekonomian, merupakan suatu pertimbangan yang penting dalam melakukan investasi. Kabar baiknya adalah bahwa Indonesia, menurut Kepala Ekonom DBS Bank David Carbon, saat ini menjadi salah satu negara sasaran investasi yang ideal karena memiliki struktur perekonomian yang cenderung stabil.

©MISTIN HERAWATI - Powered ByBlogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic